Manfaat Musik untuk Anak

Selama periode bayi hingga usia sekolah, usahakan anak mendapat stimulasi bernuansa musikal. Mengapa? Karena irama dan timbre (warna musik) mendorong anak melakukan gerakan yang akan memengaruhi perkembangan motoriknya secara menyeluruh. Apa saja manfaat musik lainnya?
- Stimulasi ingatan
Jika pernah mendengar musik tertentu di masa lampau, orang akan mengasosiasikan musik dengan pengalaman masa lampaunya. Artinya, musik berfungsi sebagai stimulus pembangkit ingatan ke masa lalu. Tak hanya membangkitkan pengalaman obyektifnya, tapi juga pengalaman subyektifnya (perasaan ketika mengalami hal tersebut).
- Membangkitkan rasa nyaman
Jika kita memperdengarkan musik lembut menjelang anak tidur, ia akan merasa nyaman di peraduan. Biasanya musik-musik tersebut berada pada tempo adagio, andante, moderato, yang tidak jauh dari ritme nadi atau detak jantung dalam hitungan 1 ketuk per detik, sedikit lebih cepat, sedikit lebih lambat. Bukan menggunakan tempo lento yang amat lambat atau presto yang amat cepat.
- Efek hipnotik
Irama musik memberi dampak membuai. Ini disebut hypnotic effect (kesan hipnotik). Buktinya, ketika mendengar musik seseorang cenderung mengentak tangan atau kaki atau mengikuti senandung musiknya.
- Menghibur
Musik bertujuan menghibur (dari kata muse). Musik menghibur di kala suka dan duka. Musik juga menghibur anak-anak. Jadi, hanya dengan mendengarkan musik yang disukai, seseorang sudah merasa terhibur.
Jika individu berada dalam atmosfer yang disukai, atmosfer yang menyenangkan, maka ia akan merasa lebih nyaman, dan rasa nyaman akan memberi dampak positif pada individu dalam melakukan kegiatannya. Kondisi ini membuat anak mudah menyerap, mengolah, dan menyimpan ilmu maupun stimulus.

( disadur dari : kompas.com )

Resep Langsing Dari India

Ayurveda adalah sistem kesehatan dan penyembuhan tradisional India yang sudah dipraktikkan sejak ribuan tahun lalu. Dr. Swami Shankardev Saraswati, pakar yoga dari Mangrove Mountain, New South Wales mengatakan, dalam pengertiannya, Ayurveda adalah sistem pengobatan yang memahami, bahwa tubuh tiap orang itu unik dan butuh perlakuan khusus.

Ayurveda membedakan kekuatan utama hidup (tubuh-pikiran-jiwa) dalam tiga jenis atau dosha: yaitu Vata (udara), Kapha (air), dan Pitta (api). Mengetahui dosha adalah tahap terpenting untuk membantu Anda memilih makanan terbaik sesuai terapi Anda.

Pitta
Bentuk badan sedang, tubuh mudah gemuk, wajah berbentuk hati, kulit berminyak dan berwarna semu merah. Rambut lembut, lurus, mudah diatur, dan berminyak. Selera makan tinggi dan pola tidur baik.

Pola Diet dan Terapi Self Healing:
Konsumsi makanan segar, seperti buah mentah dan manis, termasuk beri, ceri, plum, sayur-sayuran hijau, sayur-sayuran pahit atau manis (seperti asparagus, brokoli, kacang polong, seledri, dan mentimun), padi-padian segar, gandum, beras putih, kue beras, roti, pasta, white meat, produk-produk susu, putih telur, sirup maple, gula, rempah-rempah (seperti ketumbar, jintan, pala, dan mint).

Kurangi buah-buahan asam, bawang, bawang bombay, bawang putih, rempah-rempah pedas, tomat, terung, gula bit, kuning telur, daging merah, kacang-kacangan, cokelat, kopi, teh, dan red wine.

Kunci Sukses Diet:
Jangan lewatkan jam makan tiga kali sehari atau dengan jangka waktu teratur, dengan nutrisi lengkap, ada karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin.

Tips Gaya Hidup:
Pitta cenderung hangat dan bersemangat. Sering-seringlah melakukan aktivitas yang dapat membuat Anda merasa senang. Peliharalah ketenangan dengan berendam dalam air hangat atau berenang. Hindari terpapar matahari terlalu lama.

Vata
Bentuk badan kurus, berat badan sulit naik, wajah lonjong, mata kecil, kulit kering. Rambut kering, keriting, dan kasar. Moody, pola tidur tak menentu, dan sulit tidur nyenyak.

Pola Diet dan Terapi Self Healing:
Perbanyak makanan kaya protein dan mineral, seperti pisang, alpukat, plum, aprikot, sayuran yang direbus tidak terlalu lama, kacang merah, kacang tanah, kedelai, susu kedelai, tahu, telur setengah matang, white meat (ikan, ayam), daging sapi, dan daging kambing.

Kunci Sukses Diet:
Makanlah lebih sering dengan porsi kecil setiap hari. Usahakan makan di tempat yang bersuasana tenang.

Tips Gaya Hidup:
Vata cenderung membuang terlalu banyak energi. Hilangkan kebiasaan itu dengan melakukan kegiatan rutin. Pastikan Anda menyisakan waktu untuk santai dan perkaya diri Anda dengan makan bergizi dan manjakan diri dengan pijat.

Kapha
Bentuk badan gemuk, berat badan cepat naik, wajah bulat, kulit pucat, rambut tebal, mengilat, bergelombang, berminyak, hobi ngemil, dan tukang tidur.

Pola Diet dan Terapi Self Healing:
Perbanyak konsumsi pilihan buah, seperti stroberi, apel, pir, ceri, buah-buahan yang dikeringkan (prem, aprikot, dan pir). Serta salad dan aneka sayuran, termasuk sayur-sayuran pahit dan beraroma tajam (seperti lobak dan bawang, wortel, jagung, dedaunan hijau), padi-padian yang zat besinya tinggi (seperti jagung, oat, gandum, ikan dan daging putih, kacang merah), buncis yang dikeringkan (seperti kacang polong), produk-produk dari kedelai dalam jumlah yang tidak berlebihan, makanan pedas.

Kurangi makanandan minuman dingin, buah-buahan terlalu masam dan terlalu manis, akar-akaran, produk-produk susu, kacang-kacangan dan biji-bijian, makanan berat dan kaya lemak, minyak, mentega, garam, gula, dan pemanis buatan.

Kunci Sukses Diet:
Untuk menu sarapan dan makan malam, pilih yang ringan, sedangkan makan siang boleh makanan berat.

Tips Gaya Hidup:
Kappa cenderung kaku dan menyimpan terlalu banyak energi. Sering-seringlah bergerak. Sehingga energi Anda tidak menumpuk menjadi lemak.

( disadur dari : kompas.com )

Cara Murah Atasi Osteoporosis

Suatu penelitian awal memberi harapan bagi tersedianya pengobatan yang efektif dan murah untuk penyakit keropos tulang atau osteoporosis.
Studi para ilmuwan di Women’s College Research Institute and University of Toronto, Kanada, mengindikasikan bahwa penggunaan salep nitrogliserin berpotensi menambah kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis.
Seperti dilaporkan Journal of the American Medical Association, pemakaian salep nitrogliserin selama dua tahun pada wanita pascamenopause memberi efek signifikan terhadap peningkatan kepadatan mineral tulang (BMD) dan menurunkan resorpsi tulang.
“Nitrogliserin dapat merangsang pembentukan tulang dan mencegah resorpsi. Ini dapat memberi efek pada kepadatan dan struktur tulang,” ungkap peneliti dalam laporannya.
Nitrogliserin sebelumnya telah digunakan secara luas sebagai vasodilator, obat yang menimbulkan pelebaran pembuluh darah dan membantu mengatasi problem jantung seperti angina dan gangguan jantung kronik.
Sophie Jamal beserta timnya menguji efikasi salep nitroglycerin bagipeningkatan kepadatan mineral tulang pada bagian lumbar spine, femoral neck dan tulang panggul. Selain menggunakan nitrogliserin, peneliti juga menggunakan placebo sebagai pembanding.
Sebanyak 243 perempuan pascamenopause dilibatkan dalam riset yang berlangsung antara November 2005 hingga Maret 2010 ini. Responden dipilih secara acak untuk menggunakan salep nitrogliserin atau plasebo, yang dibalurkan sebelum tidur selama dua tahun.
Hasilnya menunjukkan, kelompok yang diberikan nitrogliserin menunjukkan peningkatan BMD signifikan pada bagian lumbar spine (6.7 persen), panggul ( 6.2 persen), dan femoral neck (7,0 persen) selama 24 bulan dibanding mereka yang diberi plasebo.
Pengguna nitrogliserin juga mengalami peningkatan BMD dan kekuatan tulang pada tulang radius dan tibia. Selain itu, dibanding plasebo, penggunaan nitrogliserin secara signifikan berkaitan dengan peningkatan alkalin fosfat spesifik, yang merupakan penanda dari pembentukan tulang dan penurunan N-telopeptide (penanda dari resorpsi tulang).
Sementara itu, laporan mengenai efek samping serius tidak terlalu berbeda di antara dua kelompok. Di antara kelompok yang melanjutkan pengobatan selama 24 bulan, kasus sakit kepala dilaporkan terjadi pada 35 persen pengguna nitrogliserin dan 5,4 persen kelompok plasebo pada bulan pertama dan menunjukan penurunan setelah 12 bulan.
“Kesimpulannya, pemberian salep nitrogliserin meningkatkan formasi tulang dan menurunkan resorpsi sehingga memperbaiki BMD, struktur tulang dan indeks kekuatan tulang setidaknya lebih baik dari pengobatan saat ini. Temuan ini juga mengindikasikan penggunaan nitrogliserin setiap hari menurunkan risiko patah tulang vertebral dan non-vertebral. Efikasi nitrat menurunkan risiko patah tulang ini seharusnya diteliti lagi dalam skala yang lebih besar, random dan terkontrol,” ujarnya.

( disadur dari : kompas.com )

Agar Seks Menjadi Seperti Saat Malam Pertama

Hubungan yang sudah berlangsung begitu lama memberi banyak keuntungan bagi Anda. Si dia akan selalu menjadi partner yang mendukung Anda, pasangan yang telah memberikan Anda buah hati yang manis-manis, dan tentunya koneksi seksual yang hangat, yang hanya dihasilkan oleh keintiman yang telah terbangun selama bertahun-tahun.
Namun, seringkali Anda merindukan masa-masa ketika Anda baru pertama kali melakukan hubungan intim bersamanya. Yaitu ketika Anda merasa begitu berdebar-debar menunggu momen penting tersebut, tersipu-sipu ketika harus membuka baju Anda, bahkan menangis ketika merasakan betapa Anda telah menyatu bersamanya. Kerinduan semacam ini ternyata bukan tidak mungkin Anda dapatkan kembali. Bahkan Anda tidak membutuhkan kerja keras untuk menangkap kembali momen tersebut.
Berpisah sementara
Banyak pasangan yang ingin menjadi teman baik, partner, atau soul mate, satu sama lain. Ikatan semacam ini menimbulkan rasa hangat dan aman, namun bisa melenyapkan rasa penasaran yang membuat kita dulu tertarik pada pasangan. “Kebanyakan hal yang ditumbuhkan oleh cinta, seperti kedekatan, stabilitas, dan rasa aman, bisa membunuh gairah dan hasrat dalam hubungan,” jelas Esther Perel, Ph.D., penulis Mating in Captivity. “Untuk menumbuhkan hasrat, Anda perlu mengingat bagaimana saat pertama kali bersama dulu: Anda tidak bertemu dia setiap hari, dan Anda tidak tergantung padanya. Jika Anda selalu ada untuk suami, terlalu terbuka satu sama lain, Anda akan kehilangan batasan tersebut.”
Oleh karena itu, demi kehidupan seks Anda, buat jarak dulu dengan suami. “Berpisah” sebentar, secara fisik dan emosional, dapat mendorong hasrat seksual seperti saat Anda pertama pacaran, demikian menurut Patti Britton, Ph.D., penulis The Complete Idiot’s Guide to Sexual Massage. “Ketika Anda dengan sengaja menciptakan jarak antara Anda dan pasangan, tanpa sadar Anda merasa tertantang. Dan ‘hambatan’ yang muncul dengan sengaja itu dapat meningkatkan hasrat Anda satu sama lain,” tukas Britton.
Telusuri aktivitas yang lama
Berhubungan intim dengan pasangan baru terasa mendebarkan karena memang baru pertama kali dilakukan. “Apa yang membuat seks pertama kali terasa seru tak lain karena ada sensasi sesuatu yang tidak diketahui, dan mengantisipasi apa yang mungkin terjadi,” ujar sex therapist asal Georgia, It Gloria Brame, Ph.D. “Anda masih saling mengeksplorasi tubuh pasangan, dan mencari berbagai untuk merangsang satu sama lain.” Untuk dapat menangkap kembali sensasi tersebut, Anda perlu menelusuri rutinitas yang sama.
Cara klasik untuk mendongkrak kembali hubungan seksual adalah bepergian bersama, entah seminggu, beberapa hari, atau bahkan semalam saja. Titipkan anak-anak pada kakek-neneknya, lalu matikan ponsel supaya Anda bisa berduaan saja tanpa ada gangguan. Kunjungi tempat-tempat makan yang kerap Anda kunjungi, atau lokasi Anda berbulan madu. Maya (40) dan suaminya, Tyo (37), bukan nama sebenarnya, sering mengunjungi jalan Sabang, Jakarta Pusat, sekadar untuk nongkrong di warung-warung yang kerap mereka kunjungi saat Maya masih kos di kawaann tersebut, 12-13 tahun yang lalu. “Ini untuk mengenang saat kami masih sama-sama susah,” seloroh Tyo pada Kompas.com.
Anda juga bisa mengingat kembali, apa yang dulu membuat Anda turn on pada suami. Apakah aroma tubuhnya? Apa yang Anda ingat saat bulan madu? Apakah gamelan Bali yang mengiringi acara sarapan Anda di hotel? Bagaimana perasaan Anda saat pertama kali membuka busana di hadapannya? Fokuslah pada aktivitas seksual yang membantu Anda menemukan kembali gairah yang lama.
Tingkatkan kembali hormon dopamine
Ingatkah Anda ketika perut Anda terasa mulas ketika ia mulai mencium Anda? Menurut Helen Fisher, Ph.D., guru besar anthropologi di Rutgers University dan penulis Why We Love, sesuatu yang mendebarkan saat bersama pasangan memicu produksi hormon dopamine dan norepinephrine, transmisi saraf yang bertanggung jawab untuk perasaan ini. “Hormon tersebut juga mendongkrak testosterone dalam sistem saraf yang meningkatkan gairah seks Anda.”
Berita baiknya, kita ternyata bisa mengakali agar hormon ini memberikan sensasi perasaan itu lagi. Segala jenis aktivitas pendongkrak adrenalin, di dalam kamar atau di luar, meningkatkan kadar dopamine dalam otak, mampu mengembalikan excitement yang sama saat pertama kali bertemu, kata Fisher. Jadi bilang ingin membuktikannya, cobalah berbagai kegiatan yang Anda anggap menantang, seperti arung jeram, biking ke luar kota, atau bahkan menonton film horror yang selama ini Anda jauhi. Aktivitas ini juga merupakan suatu aphrodisiac, sesuatu yang merangsang keinginan bersetubuh. Atau mau mencoba yang lebih “langsung”? Bercinta di ruang atas dengan pintu terbuka juga menimbulkan perasaan mendebarkan.
“Beranjak dari comfort zone Anda akan memberikan Anda sensasi ‘Saya nggak percaya sedang melakukan hal ini!’, yang bisa mendorong adrenalin seperti saat Anda melakukan rock climbing,” ujar Gloria Brame.
Puasa dulu
Saat masih pacaran, Anda mungkin menerapkan aturan bahwa si dia baru boleh mencium Anda setelah tiga bulan. Atau, Anda mencari berbagai cara agar dapat memuaskan diri satu sama lain tanpa melakukan intercourse. Dan karena Anda membuat batasan semacam itu, akhirnya acara berciuman dan bersentuhan itu menjadi begitu “panas”. Anda bisa memperoleh kembali kenikmatan tersebut dengan tidak melakukan hubungan seksual selama seminggu, dua minggu, atau sebulan, sesuai kesepakatan Anda berdua.
“Katakan bahwa Anda ingin bersenang-senang dengan melakukan sesi making out dan foreplay yang dulu kerap Anda lakukan. Untuk itu, oral sex dan intercourse tidak boleh dilakukan sementara waktu,” kata Brame. “Jelaskan bahwa tidak bercinta sementara akan membuat hubungan seksual akan makin intens dan menggairahkan saat akhirnya Anda melakukannya lagi.” Anda juga jadi bisa mencari cara baru untuk saling menyenangkan pasangan. Lakukan selama Anda mampu, dan setelah tidak mampu menahannya lagi, hubungan intim akan terasa begitu menggetarkan seperti waktu pertama dulu.

( disadur dari : kompas.com )

Jenis dan Manfaat Jambu Biji.

Jambu biji (Guava, psidium guajava linn) berasal dari Amerika Tengah. Tanaman ini dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi. Umumnya ditanam di pekarangan dan di ladang-ladang. Pohon jambu biji merupakan tanaman perdu yang banyak bercabang, tingginya dapat mencapai 12 m. Besarnya buah bervariasi dari yang yang berdiameter 2,5 cm sampai dengan lebih dari 10 cm.

Beberapa jenis jambu biji yang banyak dikenal antara lain :

1. Jambu biji manis

Bentuk buah bulat meruncing ke pangkalnya, kulit buahnya tipis dan jika matang berwarna kuning muda. Dagingnya putih, bijinya banyak. Rasanya manis dan harum baunya.

2. Jambu biji gembos atau jambu biji susu
Bentuk buahnya bulat agak lonjong dengan meruncing kepangkalnya. Kulitnya tebal dan jika buah matang berwarna agak kuning, daging buahnya putih, bijinya tidak banyak, rasa kurang manis dan harum baunya.

3. Jambu biji delima

Bentuk buah bulat dan bermoncong dipangkalnya, kulitnya agak tebal, dagingnya warna merah, banyak bijinya, rasanya manis.

4. Jambu biji Piit (pipit)

Bentuknya bulat kecil-kecil, kulitnya tipis, buah matang berwarna kuning, daging buahnya putih rasanya manis dan harum baunya.

5. Jambu biji Perawas

Bentuk bulat lonjong lebih besar dari jenis no. 1 s/d 4, kulit tebal, buah matang berwarna kuning, dagingnya merah, bijinya tidak banyak, rasanya agak asam, baunya harum seperti jambu biasanya.

6. Jambu biji sukun

Bentuknya bulat besar, kulit tebal, buah matang warna kuning, hampir tidak berbiji, rasanya hambar, harum baunya.

Manfaat jambu biji antara lain:

1. Diabetes Mellitus

Bahan: 1 buah jambu biji setengah masak
Cara membuat: buah jambu biji dibelah menjadi empat bagian dan
direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk
diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore

2. Maag

Bahan: 8 lembar daun jambu biji yang masih segar.
Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih,
kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari, pagi, siang dan sore.

3. Sakit Perut (Diare dan Mencret)

Bahan: 5 lembar daun jambu biji, 1 potong akar, kulit dan batangnya
Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih kemudian
disaring untuk diambil airnya
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari pagi dan sore.

4. Sakit Perut atau Diare pada bayi yang masih menyusu

Bahan: jambu biji yang masih muda dan garam secukupnya.
Cara menggunakan: dikunyah oleh ibu yang menyusui bayi tersebut,
airnya ditelan dan ampasnya dibuang.

5. Masuk Angin

Bahan: 10 lembar daun jambu biji yang masih muda, 1 butir cabai
merah, 3 mata buah asam, 1 potong gula kelapa, garam secukupnya
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter
air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.

6. Beser (sering kencing berlebihan)

Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 3 sendok bubuk
beras yang digoreng tanpa minyak (sangan = Jawa).
Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus bersama dengan 2,5
gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas kemudian disaring.
Cara menggunakan: diminum tiap 3 jam sekali 3 sendok makan.

7. Prolapsisani

Bahan: 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji.
Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih,
kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: air ramuan tersebut dalam keadaan masih hangat
dipakai untuk mengompres selaput lendir poros usus (pusar) pada
bayi.

8. Sariawan

Bahan: 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji.
Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih,
kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.

9. Sakit Kulit

Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 7 kuntum bunga
jambu biji.
Cara membuat: ditumbuk bersama-sama sampai halus
Cara menggunakan: untuk menggosok bagian kulit yang sakit.

10. Obat luka baru

Bahan: 3 pucuk daun jambu biji.
Cara membuat: dikunyah sampai lembut
Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian tubuh yang luka agar
tidak mengelurkan darah terus menerus.

( disadur dari : sehatalami.info )